Jumat, 24 Februari 2012

Macam-macam Batik dan Cara Pembuatannya

Batik adalah salah satu budaya bangsa Indonesia, karena sejak zaman nenek moyang dulu kita sudah bisa mengenal apa itu batik. hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai macam motif batik pada keramik dan lain sebagainya. Indonesia kaya akan berbagai macam-macam batik dengan teknik dan ragam hias yang beraneka ragam.

Macam-macam Batik

Jika dilihat dari ornamennya, batik daerah di Indonesia banyak yang bersumber dari ragam hias zaman prasejarah seperti motif geometris dan perlambangan. Macam-macam batik bisa dilihat dari motif yang dipakai. seperti halnya budaya, ragam hias pada batik pun mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh lingkungannya.

Adapun motif-motif batik bisa dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu :
1. Motif Geometris dengan pola hias tumpal, meander dan pola pilin.
2. Motif flora, seperti dedaunan, tumbuhan menjalar dan lain sebagainya.
3. Motif fauna seperti kupu-kupu, burung dan lain sebagainya.
4. motif benda alam seperti bebatuan, awan dan lain sebagainya.

Sehubungan dengan itu ragam batik bisa dikelompokan menjadi 2 kelompok, yang Pertama, Batik Keraton, yaitu batik yang tumbuh didaerah lingkungan istana, khususnya Jawa Tengah, Cirebonan seperti batik solo, batik jogja dan batik cirebon. Motif yang dihasilkan berdasarkan berdasarkan filsafat kebudayaan yang mengacu pada nilai spiritual. Kedua batik pesisir yaitu batik yang tumbuh diluar batiik keraton dan mengalami perubahan yang berbeda dengan batik keraton.

Teknik Pembuatan Batik

Batik merupakan teknik rekalatar, yang pengerjaannya menggunakan semacam lilin yang disebut malam. Ada 3 macam teknik pembuatan Batik :

1. Batik Tulis
Cara pembuatan batik dengan melukiskan sebuah pola pada kain dengan menggunakan tangan, alat-alat yang diperlukan antara lain :
  • Canting, fungsinya sebagai pena yang terbuat dari tembaga dengan menggunakan malam.
  • Gawangan, berfungsi untuk membentangkan batik yang akan dilukis
  • Wajan, kauli yang terbuat dari tanah liat atau logam untuk mencairkan malam.
  • Anglo, perapian dari tanah liat, api dinyalakan dengan menggunakan arang.
  • Tipas/ Tepas, gunanya untuk membesarkan api
2. Batik Cap
Batik cap adalah motif kain batik yang dihasilkan dari proses pencelupan semacam alat yang dibuat dari tembaga yang sudah dibentuk sedemikian rupa pada kain. dalam proses ini yang perlu diperhatikan adalah sambungan pada tiap sisinya, hingga nantinya motif tidak terlihat terkotak-kotak.

3. Batik Printing
Teknik pembuatan batik yang prosesnya sama dengan pembuatan kain textil pada umumnya, yang membedakan yakni motifnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar